Iwant's Blog Healthy: Penyakit Diabetes dan Penyebabnya
Get Passive Income $500 - $160.000 a week, Yesss!!!

Monday, February 25, 2013

Penyakit Diabetes dan Penyebabnya

Diabetes adalah perubahan menetap dalam sistem kimiawi tubuh yang mengakibatkan darah mengandung terlalu banyak garam. Penyebabnya adalah Kekurangan Hormon Insulin. Hormon adalah unsur kimia yang dibuat oleh tubuh (dalam hal ini pankreas) dan dilepas ke dalam aliran darah untuk digunakan oleh bagian tubuh yang membutuhkan. Ada orang yang sama sekali tak dapat menghasilkan insulin seperti pada Diabetes Tipe-1. Namun pada Diabetes Tipe-2, mungkin insulin hanya diproduksi sedikit dan respon tubuh terhadap hormon itu menurun. Ini disebut Kekebalan Insulin.


Gejala Utama Diabetes
Gejala type 1 diabetes mellitus muncul secara tiba-tiba pada saat usia anak-anak sebagai akibat dari kelainan genetik sehingga tubuh tidak memproduksi insulin dengan baik. Sedangkan gejala diabetes mellitus tipe II muncul secara perlahan-lahan sampai menjadi gangguan yang jelas. Namun secara sederhana ada 13 gejala umum dari diabetes, yaitu :

1. Gejala Buang air kecil secara berlebihan
  • Gejala ini terjadi karena kadar gula dalam darah (glukosa) yang berlebih, sehingga tubuh dirangsang untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut melalui ginjal bersama urine.
  • Tergantung tingkat gejala diabetes, warna dan kepadatan urine bisa berubah, biasanya urine encer dan warnanya pucat.
  • Biasanya gejala ini puncaknya terjadi pada malam hari ketika tidur malam dimana saat malam hari kadar gula dalam darah relatif lebih tinggi daripada siang hari.

 2. Gejala kencing berlebihan dapat terjadi meskipun penderita diabetes tidak banyak minum sepanjang hari
  • Gejala ini biasanya dialami oleh penderita diabetes insipidus dimana hormon vasopressin yang bertugas mengurangi produksi urine dan meningkatkan konsentrasi urine, jumlahnya berkurang.
  • Akibat kekurangan hormon vasopressin, jumlah urine yang dikeluarkan menjadi berlebih dan urine menjadi encer.
  • Pada penderita diabetes mellitus, sebenarnya urine yang dikeluarkan telah bercampur dengan zat-zat lain seperti glukosa, ketone dan asam sehingga jumlahnya bertambah meskipun penderita tidak banyak minum sepanjang hari

3. Gejala buang air kecil yang berlebihan disertai rasa haus yang berlebihan.
  • Karena sering buang air kecil, membuat tubuh merasa haus yang berlebihan. Akibatnya penderita diabetes menjadi sering minum untuk menggantikan cairan yang keluar. Banyaknya air yang diminum kemudian menimbulkan hasrat buang air kecil. Begitulah seterusnya.
  • Banyaknya air yang diminum penderita diabetes lebih dari 3 liter per hari, jauh di atas jumlah konsumsi air orang normal.
  • Gejala ini akan berlangsung terus menerus selama kadar gula dalam darah belum terkontrol baik.

4. Gejala meningkatnya nafsu makan secara signifikan
  • Gejala ini disebabkan karena berkurangnya cadangan gula dalam tubuh meskipun cadangan gula dalam darah tinggi, sedangkan insulin tidak mampu menyalurkan gula sebagai sumber energi bagi tubuh.
  • Pasien mungkin suka makan banyak, terutama hal-hal yang berbahaya bagi kondisi diabetes, yaitu zat hiperglikemia (zat yang banyak mengandung gula/manis).

5. Gejala kelelahan tanpa diketahui penyebabnya
  • Pada penderita diabetes yang telah akut, umumnya penderita mudah mengalami lelah, letih seperti hilang tenaga.
  • Biasanya gejala ini sering terabaikan karena dianggap sebagai kelelahan akibat kerja.
  • Gejala ini disebabkan karena tubuh kekurangan oksigen untuk membakar gula menjadi energi. Gula dalam darah menumpuk banyak di pembuluh darah sehingga membuat darah menjadi kental dan alirannya melambat sehingga menyebabkan gangguan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Padahal agar bekerja secara optimal, tubuh memerlukan oksigen untuk membakar gula menjadi energi.
  • Akibat kekurangan oksigen tersebut, tubuh kehilangan tenaga sehingga muncullah gejala kelelahan, sakit kepala, jantung berdebar-debar dan jika sudah parah dapat menyebabkan penderita mengalami stroke.

6. Meskipun nafsu makan meningkat, berat badan tidak bertambah
  • Pada umumnya penderita diabetes badannya kurus, meskipun makannya banyak. Padahal sebelum terkena diabetes, penderita diabetes berat badannya gemuk meskipun nafsu makannya biasa-biasa saja.
  • Gejala ini ditimbulkan akibat insulin tidak dapat mengedarkan gula darah ke seluruh tubuh, sebaliknya gula darah yang berlebih justru dikeluarkan melalui ginjal menjadi urine.

7. Gejala timbulnya masalah kulit
  • Penderita diabetes juga mengalami masalah kulit seperti gatal-gatal berupa kulit merah dan menipis, terutama di sekitar kelamin.
  • Permasalahan lainnya adalah kesemutan pada kulit dan rasa gatal di tangan dan kaki.
  • Gejala ini disebabkan karena terjadi kerusakan pada pembuluh kapiler yang terletak di bawah kulit dan sampai sekarang belum ditemukan obatnya.

8. Jika terjadi luka, proses penyembuhan menjadi lama
  • Lamanya proses penyembuhan luka disebabkan karena terhambatnya sirkulasi suplai darah akibat menyempitnya pembuluh darah.
  • Gejala ini patut diwaspadai karena dapat menyebabkan luka menjadi terinfeksi dan menyebabkan komplikasi.
  • Jika luka tersebut tidak dirawat dengan baik, maka dapat bertambah parah, bahkan harus diamputasi agar tidak menjalar ke jaringan lain.
  • Untuk pencegahan, penderita diabetes disarankan untuk menjaga dan merawat bagian tubuh terutama kaki, meskipun tidak dirasakan adanya gangguan.

9. Gejala sakit di beberapa bagian tubuh
  • Penderita diabetes mengalami sakit dibeberapa bagian tubuh terutama di punggung bagian bawah dan anggota badan.
  • Walaupun penderita minum obat penghilang rasa sakit, namun rasa nyeri tidak kunjung sembuh.

10. Gejala gangguan penglihatan (katarak)
  • Biasanya penderita diabetes yang telah akut akan mengalami gangguan penglihatan (katarak), yaitu buramnya lensa mata sehingga cahaya yang masuk ke bola mata menjadi terhambat.
  • Gejala ini disebabkan karena gula membentuk suatu lapisan, kemudian menutupi lensa mata.
  • Gangguan penglihatan dapat disembuhkan dengan cara operasi penggantian lensa mata yang rusak dengan lensa plastik.

11. Gejala impotensi pada pria
  • Gejala ini biasanya menyerang pada pria penderita diabetes yang gemar merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Gejala ini timbul karena rusaknya sel-sel syaraf akibat terganggunya sistem aliran darah di sekitar sel-sel syaraf seperti pada ginjal dan alat kelamin.

12. Jika dilakukan tes urine dan tes darah, keduanya menunjukkan nilai positif
  • Tes urine dilakukan dengan cara mengambil sampel darah kemudian dimasukkan ke dalam alat khusus sehingga dapat diketahui kadar gula dalam darah.
  • Tes urine dilakukan dengan cara mengambil sampel urine kemudian di tetesi dengan larutan Fehling dan reagen Benedict. Larutan Fehling’s akan berubah warna merah bata manakala urine mengandung gula, sedangkan reagen Benedict akan berubah warna menjadi kuning, hijau, oranye atau merah tergantung pada jumlah total gula yang terkandung. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kadar glukosa, ketone dan glikoprotein dalam urine
Apabila Anda ataupun teman Anda mengalami beberapa gejala di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin. Jangan tunda penyakit diabetes bertambah parah, karena diabetes dapat menyebabkan serangkaian penyakit komplikasi seperti jantung, hipertensi, gagal ginjal, bahkan stroke.
Ingat, penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan. Oleh karena itu mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Namun jika Anda sudah divonis menderita penyakit ini, sebaiknya ikuti nasehat dokter dengan disiplin minum obat beserta anjurannya. Dengan begitu setidaknya kita dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan.

PENYEBAB DIABETES
Gula dalam darah berasal dari makanan kita yang diolah secara kimiawi oleh hati. Sebagian gula disimpan dan sebagian lagi digunakan untuk energi. Insulin bentuknya unik, menempel dalam wadah-wadah khusus pada permukaan sel-sel di seluruh tubuh. Dengan cara demikian, insulin membuat sel-sel sari gula dari darah dan mencegahnya untuk menghancurkan protein dan lemak. 

Hanya hormon insulin yang dapat menurunkan gula darah dengan berbagai cara yakni :
  1. Dengan meningkatkan jumlah gula yang disimpan di dalam hati berbentuk glikogen.
  2. Dengan mencegah hati mengeluarkan terlalu banyak gula.
  3. Dengan merangsang sel-sel tubuh agar menyerap gula.
Faktor Resiko Diabetes
Mekanisme lain di dalam tubuh bekerjasama dengan insulin untuk mempertahankan tingkat gula darah yang tepat. Jadi, Insulin adalah satu-satnya zat di dalam tubuh yang dapat menurunkan tingkat gula darah, sehingga jika suplainya berkurang, seluruh sistem tidak seimbang lagi. Setelah makan, tidak ada yang mengerem penyerapan gula dari makanan, sehingga tingkat gula dalam darah meningkat.

Jika konsentrasinya melebihi tingkat tertentu, gula mulai keluar dari darah ke dalam urine. Infeksi, sepertisistitis (radang kandung kemih) dan sariawan dapat lebih cepat berkembang jika unine manis, karena kuman-kuman berkembang lebih cepat.

Akibat lain naiknya gula darah adalah buang air kecil lebih sering, sebab kelebihan gula dalam darah disaring keluar oleh ginjal dengan mengeluarkan lebih banyak garam dan air. Kelebihan produksi urin ini disebut Poliuria, yang merupakan gejala awal diabetes. Jika tidak segera diobati, penderita akan mengalami dehidrasi dan kehausan. Seperti yang dijelaskan di atas, selain mengatur gula darah, insulin juga mencegah turunnya berat badan dan membantu membuat jaringan tubuh. Maka orang yang gagal atau kruang menghasilkan insulin biasanya akan kehilangan berat badan.

Beratnya gejala, dan kapan penyakit ini berkembang bisa berbeda, tergantung tipe diabetes yang anda derita.


Bagi penderita Diabetes yang cukup parah (300-400) setiap harinya memerlukan suntikan insulin 3 x sehari setiap suntikan bisa mencapai 15 unit. Dengan mengkonsumi dan meminum WINMETA secara teratur Gula Darah turun dan menjadi normal.

Untuk Informasi Selanjutnya Hubungi :
Iwant
HP : 08126925294
PIN BB : 2285B421

No comments:

Post a Comment